Ekobis  

Google Akan Kucurkan Pinjaman Rp 29,31 Miliar Ke UMKM Indonesia

Google Akan Kucurkan Pinjaman Rp 29,31 Miliar Ke UMKM Indonesia

JAKARTA – Google mengumumkan mitra keuangan mikro terbaru untuk menyalurkan pinjaman senilai 2 juta dollar AS. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp 29,31 miliar (asumsi kurs Rp 14.656 per dollar AS).

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, pinjaman tersebut akan disalurkan untuk UKM di berbagai wilayah yang kurang terlayani.

“Google berkomitmen untuk terus mendukung UKM, pencari kerja, dan pelajar Indonesia guna meningkatkan partisipasi mereka dalam ekonomi digital serta mempercepat pemulihan ekonomi,” kata dia dalam keterangan resmi dikutip Kompas.com Rabu (25/5/2022).

Ia menambahkan, penyaluran tersebut masuk dalam program Dana Ketahanan Usaha Kecil yang diluncurkan pada 2020. Adapun, Google telah bermitra dengan Kiva untuk menyalurkan modal pinjaman ke usaha kecil tersebut sejak 2020.

Lebih lanjut, Randy manyampaikan dari modal pinjaman senilai total 10 juta dollar AS tersebut, sebesar 2 juta dollar AS akan disalurkan melalui mitra keuangan mikro Nusa Ummat Sejahtera (NUS)

Modal pinjaman ini, ia bilang akan dialokasikan untuk memberikan pinjaman bagi usaha kecil di seluruh Indonesia.

NUS merupakan koperasi yang berbasis di Semarang. Koperasi ini melayani lebih dari 70.000 usaha mikro dan kecil di pulau Jawa, dengan nilai pinjaman rata-rata sekitar 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 14,6 juta.

Direktur Utama dan Ketua Pengurus di KSPPS Nusa Ummat Sejahtera (NUS) Muhtarom mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk bermitra dengan Google dan Kiva.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat terus berjalan sehingga membuka peluang yang lebih besar untuk mengoptimalkan potensi UMKM di Indonesia, baik dengan bantuan dana maupun pelatihan secara profesional,” ujar dia.

Selain itu, Google.org yang merupakan cabang filantropi Google, juga telah mengumumkan hibah tambahan sebesar 500.000 dollar AS atau sekitar Rp 7,32 miliar kepada Bebras Indonesia

Dana tersebut digunakan untuk membantu memberikan pelatihan keterampilan computational thinking kepada lebih banyak guru.

Sebagai informasi, lembaga nonprofit di bidang pendidikan ini telah melatih 23.300 guru selama dua tahun terakhir.

Ketua Bebras Indonesia Inggriani Liem mengatakan, dana hibah dari Google.org akan digunakan untuk membantu memberikan edukasi yang lebih berkelanjutan di bidang computational thinking.

“Computational thinking merupakan aspek yang sangat mendasar dalam penerapan Kurikulum Merdeka, dan kami akan mendukung upaya pemerintah dalam memberikan pendidikan yang lebih inklusif kepada semua guru dan murid,” tutup dia.

error: