Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai, Ditemukan Meninggal

Kapolsek Leksono, IPTU Jumali Gala Briya saat berada di Lokasi Sungai

WONOSOBO – Seorang bocah ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Kali Songgoluwang, anak Sungai Serayu, Kamis (18/11/2021) kemarin. Korban diduga terseret arus saat bermain di sungai bersama sejumlah teman sepermainan Korban terbawa arus sungai sejauh 2 Km.

Korban berinisial MS (10) asal Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Diduga korban terbawa arus air Sungai Songgoluwang pada pukul 12.00 WIB. Dan, baru ditemukan pada pukul 13.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban masih anak-anak diduga terseret arus air saat bermain di Kali Songgoluwang Leksono. Korban ditemukan oleh warga setempat, setelah dilakukan proses pencarian bersama,” ungkap Kepala BPBD Wonosobo, Bambang Triyono

Menurutnya, setelah ditemukan korban kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tim INAFIS Polres Wonosobo dan tenaga medis tidak ditemukan unsur kekerasan dalam kasus tersebut.

“Sudah dilakukan pemeriksaan oleh medis dan juga tim INAFIS. Itu murni kecelakaan. Korban memang hanyut dan nyawanya tidak tertolong,” ucapnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk menghindari titik rawan longsor, banjir dan tenggelam, selama musim penghujan tahun ini, sebab situasi sudah diprediksikan. Titik tersebut diantaranya sungai, tebing, dan laut.

“Untuk Sementara hindari lokasi rawan longsor, dan banjir, seperti sungai sebab debitnya susah diprediksi, bisa tiba-tiba muncul banjir bandang,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Leksono, IPTU Jumali Gala Briya, mengatakan bahwa pihaknya dibantu BPBD dan masyarakat dengan lancar melaksanakan evakuasi. Selain itu, pihaknya juga terus melaksanakan himbauan tentang bahaya cuaca akhir akhir ini.

“Kami terus melaksanakan himbauan kepada warga masyarakat tentang bahaya cuaca akhir akhir ini, dan dengan kejadian ini, saya harap masyarakat agar menjadi lebih berhati-hati apabila keluar rumah. Hindari tempat berbahaya seperti tebing, sungai dan tempat rawan bahaya lainnya,” imbaunya. (trs)

error: