4 Kebiasaan Buruk Penyebab Gagal Ginjal

4 Kebiasaan Buruk Penyebab Gagal Ginjal
Ilustrasi

detiknusantaraNET – Ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi membuang sisa-sisa metabolisme atau senyawa-senyawa berlebih.

Dirangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Selasa (23/11/2021), fungsi ginjal berkaitan erat dengan keseimbangan cairan dan nutrisi di dalam tubuh.

Sebab, tanpa keseimbangan cairan dan nutrisi, fungsi jaringan saraf, otot, serta berbagai jaringan lain yang ada di dalam tubuh dapat terganggu. Akibatnya, jaringan saraf, otot, dan lainnya tidak dapat berfungsi dengan baik.

Untuk itu, kesehatan ginjal harus selalu dijaga. Lantas, apa saja gejala gagal ginjal yang dapat dideteksi sejak dini?

Melansir National Health Service (NHS), Selasa 23/11/2021, tidak ada gejala spesifik yang menandakan kerusakan pada ginjal, terutama pada stadium awal penyakit.

Kerusakan yang terjadi pada ginjal hanya dapat dipastikan apabila Anda melakukan pemeriksaan fungsi ginjal, pemeriksaan urine, atau pemeriksaan darah.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, akan diperoleh hasil yang dapat mengindikasikan adanya kerusakan pada ginjal Anda.

Namun, pada stadium yang lebih berat, gagal ginjal dapat memunculkan gejala seperti mudah lelah, bengkak pada kaki atau pergelangan kaki, nafas memendek, dan adanya darah dalam urine.

Selain itu, gejala gagal ginjal stadium lanjut juga meliputi gatal-gatal pada kulit, kram otot, dan meningkatnya frekuensi buang air kecil terutama pada malam hari.

Untuk menghindari gagal ginjal, Anda perlu menghindari kebiasaan buruk yang dapat memicu terjadinya gagal ginjal.

Sebab, jika terlanjur mengalami gagal ginjal, seseorang harus menjalani perawatan seumur hidup untuk mendukung kinerja ginjalnya, kecuali ia melakukan transplantasi ginjal.

Berikut empat kebiasaan buruk yang bisa dihindari agar terhindar dari gagal ginjal.

1.  Sering mengonsumsi alkohol dan atau merokok

Kebiasaan mengonsumsi alkohol dan atau merokok dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko kerusakan pada ginjal hingga dua kali lipat.

Seorang perokok yang juga sering mengkonsumsi alkohol memiliki risiko lebih tinggi hingga lima kali lipat untuk mengalami gagal ginjal.

2.  Mengkonsumsi terlalu banyak garam

Garam memiliki banyak kandungan senyawa sodium yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan menyebabkan cairan tertahan di dalam tubuh.

Hal tersebut dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah dan secara langsung mempengaruhi fungsi ginjal. Sebab, ginjal merupakan organ yang dilewati banyak pembuluh darah dan proses kinerjanya pun melibatkan aliran darah.

Tekanan darah yang meningkat dan terjadi dalam waktu cukup lama dapat meningkatkan beban kerja dan menurunkan kinerja ginjal.

3.  Mengkonsumsi terlalu banyak gula atau mengidap diabetes mellitus

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi organ, terutama ginjal.

Penyakit ini disebabkan karena kadar gula dalam darah tinggi dan tidak terkontrol, sehingga menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah.

Jika dibiarkan, kerusakan pembuluh darah juga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hal ini disebut dengan nefropati diabetikum.

4.  Kurang minum air putih

Air merupakan komponen utama penyusun tubuh manusia. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen tubuh manusia terdiri dari air.

Menjaga agar tubuh mendapatkan cukup cairan merupakan cara terbaik untuk membantu fungsi ginjal. Orang-orang dengan aktivitas normal, rata-rata membutuhkan asupan cairan 1,5 liter hingga 2 liter air setiap hari agar ginjal tetap sehat.

Namun, lain halnya dengan orang yang telah mengalami gagal ginjal. Mereka justru harus membatasi asupan cairan agar tidak terjadi penumpukan cairan berlebih dalam tubuh.

Selain menghindari empat kebiasaan tersebut, menjaga kesehatan ginjal juga dimulai dari kebiasaan dan gaya hidup sehat.

Apalagi, menurut penelitian fungsi ginjal pada seseorang mengalami penurunan setiap tahun. Namun, Anda selalu memiliki pilihan untuk membantu memperlambat penurunan fungsi ginjal.

Selain itu, jangan menyepelekan gejala-gejala gagal ginjal yang mungkin terjadi pada tubuh Anda. Jangan sampai terlambat menyadari bahwa Anda mengalami gangguan ginjal.

error: